You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pemrov DKI Serius Tangani TB
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pengawasan Distribusi Obat TB Diperketat

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama menyatakan akan memperketat distribusi serta pengawasan obat untuk penyakit Tuberculosis (TB) di puskesmas.

Dengan ketatnya pengontrolan obat TB, saat ini  dokter dan perawat di puskesmas tidak ada lagi yang nyolong obat TB seperti dulu

"Penyakit TB sangat berbahaya. Sebab satu orang penderita TB dapat menularkan pada 10 orang. Artinya, kalau dibiarkan akan sangat berbahaya," kata Basuki, saat kegiatan HUT TB Sedunia dipusatkan di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (2/4).

Sebagai wujudnya, Pemrov DKI terus memperbanyak rumah sakit dengan puskesmas kecamatan menjadi rumah sakit type D. Selaian itu tahun ini Pemprov DKI juga akan menambah sebanyak 1.950 ranjang yang akan disebar di puskesmas dan RSUD di wilayah DKI Jakarta.

Kuda Delman Monas Berpenyakit Harus Diobati

Selain itu, pemprov DKI Jakarta juga akan memperketat kontrol obat TB di Puskesmas. Sebab, karena diberikan secara gratis, Basuki mensinyalir dahulu banyak oknum yang mencuri obat tersebut dan masyarakat tidak kebagian.

"Dengan ketatnya pengontrolan obat TB, saat ini  dokter dan perawat di puskesmas tidak ada lagi yang nyolong obat TB seperti dulu. Dan penderita TB dapat sembuh total bila berobat intens selama enam bulan," ucap Basuki.

Agar mewujudkan warga DKI menjadi sehat, saat ini Basuki mengakui, pihaknya tengah menggiatkan penertiban hunian padat penduduk di pinggir kali. Mereka direlokasi ke rusun agar hidup lebih sehat

"Intinya, Pemprov DKI akan terus kerja keras untuk menciptakan kesehatan warga DKI. Saya yakin TOSS TB (Temukan Obati Sampai Sembuh TB) akan berhasil," ujar Basuki.

Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek mengatakan, gerakan TOSS yang dicanangkan Depkes RI bekerjasama dengan Pemrov DKI sangat penting. Sebab, penyakit TB atau yang dikenal dengan sebutan TBC penyakit menular yang disebabkan kuman TB Mycobacterium tubercolosis yang masuk ke tubuh melalui pernafasan.

Berdasar data World Health Organization (WHO), pada tahun 2014 kasus TB di Indonesia mencapai 1 juta kasus. Sedagnkan jumlah kematian akibat TB diperkirakan 110 ribu kasus setiap tahunnya.

"TB merupakan penyakit infeksi menular yang dapat menyerang berbagai organ, terutama paru-paru. Dan penyakit TB merupakan masalah kesehatan terbesar di dunia setelah HIV sehingga harus ditangani secara serius," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1373 personAnita Karyati
  2. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye980 personDessy Suciati
  3. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye808 personFakhrizal Fakhri
  4. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye746 personDessy Suciati
  5. Sudinhub Jaksel Tindak Parkir Liar di Jalan Ciledug Raya

    access_time28-01-2026 remove_red_eye742 personTiyo Surya Sakti
close